Day 7-8: Liverpool, England
Seri 10 Hari di Inggris Raya
(Bagian 8) Day 7-8: Liverpool, England
Liverpool is the home of The Beatles and Liverpool Football Club. Jadi, bagi pecinta dua kelompok tersebut, kota ini wajib kudu mesti harus hukumnya! Nah, sebagai penggila The Beatles, saya dibuat stres oleh kota ini. Stres dalam artian positif tentunya.
Di pusat kota Liverpool, semua tempat harafiah bisa dijangkau dengan jalan kaki. Setibanya di pusat kota Liverpool, sudah waktunya makan siang. Tempat pertama yang saya tuju adalah: Cafe Sports milik defender tim sepakbola Liverpool, Jamie Carragher. Di jalan ke sana, saya melewati tempat dibesarkannya kelompok musik legendaris The Beatles, Mathew Street, dan melihat klub musik yang membesarkan nama mereka, The Cavern Club.
Setelah perut terisi, perjalanan saya berlanjut ke stadion kandang Liverpool Football Club (LFC) di Anfield. Dengan 12 poundsterling (Rp 175.000), Anda bisa masuk ke stadion Anfield, museum dan toko resmi LFC, sekaligus mendapat guide sejarah dan penjelasan-penjelasan mendetail sambil berjalan mengitari tempat-tempat di stadion bersejarah itu. Oke, pengakuan dosa: Karena aksen Liverpool yang begitu kental dan apatisme terhadap dunia sepakbola, sebenarnya saya tidak begitu memahami apa yang tour guide saya bicarakan. Tapi, nggak papa, yang penting masuk ke Anfield! Cihui!
Kalau niat, Anda juga bisa menonton pertandingan sepakbola langsung dari stadion kandang LFC itu, tapi pemesanan tiketnya harus dari jauh-jauh sebelumnya. Kunjungi situs resmi stadion Anfield dan jangan sampai tertipu dengan banyaknya calo yang menjual tiket palsu.
Sepulangnya dari Anfield, tur kota Liverpool jadi sangat menyenangkan. Melihat langit luas yang membentang di dermaga landmark nomor satu Liverpool, Albert Dock, lalu berjalan mengelilingi pusat kota Liverpool yang berakhir di pusat perbelanjaan dan makanan, Liverpool One.
Puas dengan Anfield dan Liverpool, hari kedua saya dedikasikan khusus untuk tur The Beatles di tempat asal mereka, Liverpool Selatan. Di sana, saya mengunjungi wilayah Penny Lane yang terkenal dan pernah ditulis secara khusus lagunya oleh Sir Paul McCartney. Saya juga pergi mengunjungi rumah dibesarkannya John Lennon dan McCartney, juga tempat mereka pertama bertemu di aula St. Peter’s Church. Pastinya, juga mengunjungi Strawberry Fields.
The Beatles pilgrimage pun selesai, tandanya kembali ke tempat semula: London.
Esutoru
Apartemen Pentagon City, Arlington, Virginia
Jumat, 12 Maret 2010
Hitung mundur: 17 hari lagi dan 12 tulisan tersisa!
[...] sudah perjalanan mengelilingi pusat kota Manchester. Off to the next destination: Liverpool! [...]